Senin, 12 September 2011

Cara Simple Mengatasi Masalah Bau Mulut


Anda bisa saja berpenampilan maksimal, tetapi jika bau mulut muncul, kepercayaan diri bisa hilang begitu saja. Selain menyikat gigi atau berkumur setelah makan, konsumsi makanan tertentu juga bisa membasmi bau mulut.

Penyebab utama nafas tak sedap, yang dalam istilah medis disebut halitosis, adalah penumpukan bakteri yang tumbuh subur di area minim oksigen seperti belakang lidah, dan celah gigi. Penumpukan bakteri memicu gangguan keseimbangan asam mulut seperti air liur kental, dan mulut kering. Dalam kondisi ini, asam amino terpecah dan menghasilkan gas sulfur yang memicu timbulnya bau tak sedap.

Munculnya bakteri di dalam mulut biasanya bersumber dari makanan beraroma kuat, seperti bawang, kopi, rokok, sisa makanan, dan karang gigi. Cukup dengan menyikat gigi atau berkumur cairan penyegar mulut, bakteri akan enyah dan nafas kembali segar. Namun, ketika sikat gigi dan cairan penyegar mulut bisa bekerja, cobalah konsumsi empat makanan berikut.

- Air Putih
Air putih membantu menghapus sisa-sisa makanan dan bakteri yang tersembunyi di mulut Anda. Air juga mempercepat produksi air liur yang bertindak sebagai ‘agen pembersih’. Minum air putih dan berkumur adalah hal paling sederhana untuk menetralisir bau mulut akibat makanan dan minuman.

- Permen Karet Tanpa Gula
Permen karet bisa menghancurkan makanan dan sel-sel mati dalam mulut, serta memperbanyak produksi air liur. Para ahli mengatakan bahwa permen karet sangat efektif melawan bau mulut karena menghambat pertumbuhan bakteri di mulut.

- Buah dan Sayur Yang Mengandung Vitamin C
Lemon, paprika hijau, dan brokoli mengandung banyak vitamin c. Makanan tersebut bisa menghilangkan bakter penyebab bau dan rasa tidak enak di mulut. Lebih efektif bila dimakan mentah karena merupakan bahan abrasif dan membantu menghilangkan kotoran.

- Yogurt
Peneliti Jepang menemukan yogurt bebas gula yang dikonsumsi tiga kali sehari selama enam minggu bisa mengurangi bau mulut. Cara kerjanya dengan mengurangi tingkat senyawa sulfat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar